Sunday, April 24, 2011
pengawasan di SMA 3 Dumai
Saturday, April 16, 2011
menjadi pengawas lagi
Saat aku di kec pinggir kabupaten bengkalis, aku di sms kawan Su.. kata kawan ku, cepatlah ke sekolah waktu itu jam 9 pagi hari jumat 15 april 2011,
Aku jawab ga bisa ke sekolah karena aku ga dianggap penting, aku kan ga ngawas…
Tapi temanku tetap ngotot meminta untuk datang ke sekolah dan aku balas dengan “maaf ga bisa datang karena sedang di pinggir sedang ngurus penempatan kerja my wife.”
Tiba-tiba satu jam kemudian kepsek menelponku “bapak bisa menggantikan bu Yu.. mengawas di SMA .. bisa?” kemudian aku jawab “kalau bapak tugaskan saya mau”
Akhirnya aku boleh ngawas ujian nasional lagi setelah sejak tahun 2008 tak mengawas. Walaupun jadi ban serap J
Monday, April 4, 2011
KKN pagaruyung 2003
Kuliah Kerja Nyata di Pagaruyung
waktu itu kalau tak salah bulan Juli tahun 2003. aku, david, eva, eki, jengkol, fikar, ani Kriya, taufiq kriya. aduh.. yang satunya lupa. Kami diberi tugas KKN di kab batusangkar tak jauh dari kampus kami yang jaraknya 20 Km.
Kami naik bus kampus yang diberi oleh bu Megawati saat itu ia jadi wakil presiden. Kesan aku padanya adalah harumnya tanganku masih terasa selama seminggu setelah bersalaman dengan dia di gedung pertunjukan Hoerijah Adam. Satu gedung pertunjukan terbaik di asean pada tahun 1999. info itu dari senior-senior kami.
Pertama kali kami diberi sambutan oleh wakil bupati batusangkar, kata-kata yang aku ingat adalah mengabdilah di kab batusangkar, orang batusangkar lembut-lembut. Di bukittinggi simbolnya adalah warna kuning, merah di daerah pariaman sedangkan di batusangkar simbolnya berwarna hitam simbol kerajaan.
Setelah kami diberi arahan oleh wakil bupati kami berpencar sesuai daerah KKN kami. Seperti aku bilang aku dan teman-teman berada di Kanagarian Pagaruyung 1 Km menuju situs wisata Rumah Gadang di Pagaruyung. Kami ditempatkan di surau yang tak ada orang shalat lagi. Surau itu milik pribadi seorang nenek yang masih hidup yang tinggal di surau itu. Mendaki kira-kira 1 km adalah tempat ngantornya wali nagari, aduh... lupa nama wali nagari tu.. pak wali punya motor plat merah honda win. Sekretaris seorang ibu muda dengan mobil sedan th 70-an. Seorang ketua pemberdayaan masyarakat bapak pns kerjanya di kantor bupati mobil carry plat merah.
Tiap hari kami wajib absen di kantor itu berjalan kaki dan sebagian piket menjaga tempat tinggal kami. Tempat tinggal kami yang laki-laki di surau dan yang perempuan di rumah nenek. Kami mandi di sungai sekitar 100 meter jaraknya. Sedangkan perempuan di rumah nenek.trus makan bersama disurau.
Suatu hari kami diundang ke sekolah dasar untuk rapat persiapan hari kemerdekaan Indonesia. Kami yang KKN ditunjuk sebagai pembantu dalam kepanitiaan. Ada lomba panjat pinang, sepak bola, bola voli, tarik tambang di dekat kelapa yang berbekas lilitan ular besar. Syukur seluruh acara dapat kami laksanakan dengan baik.
Cerita yang menarik saat kami sedang susah transportasi dalam kegiatan kemerdekaan, ada 2 orang pemuda yang satu berpenampilan biasa-biasa saja yang satu preman. Si biasa agen cabe punya mobil pick up, yang preman bekas tentara berbadan tinggi dan tegap punya keanehan tiap bulan purnama haus darah ayam. Ngeri kalau berteman dengan preman itu. Dengan mereka berdua kami dibantu dalam beberapa kesulitan.
Aku adalah orang berbahagia saat itu karena dengan dua pemuda ini aku diperkenalkan pada bukit di pagaruyung dan diperkenalkan pada air panas yang letaknya kira-kira 15 km dari pagaruyung. Disaat teman-temanku mendapat hukuman atas kesalahan temanku, aku tak pernah dihukum seperti dimasukkan dalam kolam, push up 100 kali. Satu kebahagiaan ku lagi adalah aku dipercaya dan dimanfaatkan tenagaku dan skill ku oleh orang-orang desa.
Cerita unik yang lain adalah temanku yang tak kusebutkan namanya itu, pacaran dengan anak sd tempat memberi ilmu sama anak sd itu.
Monday, March 28, 2011
keberhasilan siswa dan kemampuannya
Kemampuan siswa terhadap seni musik
Berdasarkan data siswa kelas x.bilingual sampai dengan kelas x.6 yaitu ada tujuh kelas, siswa yang berhasil dalam pembelajaran mata pelajaran ini adalah sebanyak 73 siswa dari jumlah keseluruhan siswa kelas x yaitu sebanyak 239 siswa
dari data tersebut pada persentase berjumlah: 31%. atau 69% adalah siswa yang gagal dalam pelajaran seni musik bidang solfegio.
Dalam diskusi-diskusi suatu forum tentang penilaian, bahwa guru dikatakan berhasil mengajar adalah 75%. kalau teori ini digunakan, aduh... aku belum berhasil. Atau siswaku perlu di survei keinginan dan kemauan serta kontrol belajarnya seperti apa ya...
Friday, March 25, 2011
Tekhik tanpa konflik dan perkelahian
Tips menghindari perkelahian/konflik
saat kita menghadapi masalah komunikasi alias misscomunication, banyak terjadi kesalahan pesan yang dimaknai oleh komunikan. Sehingga muncul batu api konflik yang berujung pada perkelahian.
Apa akibat perkelahian? Tidak kompak.
Apa akibat tidak kompak? Tidak tercapai tujuan organisasi
bagaimana dengan organisasi? Organisasi itu banyak genrenya: organisasi formal dan organisasi non formal.
Sehingga mau tak mau kita sebagai manusia hidup dalam kedua organisasi tersebut. Maukah anda, kita hidup dalam organisasi yang hancur? Jawabannya yang normal adalah tentu tidak.
Kembali ke judul.
Untuk mengoptimalkan pertemanan, organisasi dan tujuan apa yang dicita-citakan perlu tindakan aktif sebagai berikut:
sadari bahwa ada konflik pada saat komunikasi
bicarakan bahwa terjadi konflik dan tukar topik
bicara dengan jelas dan tidak menyinggung perasaan
sadari bahwa tanpa teman, kita tidak dapat berbuat apa-apa
munculkan rasa cinta dan rindu
bangun sebuah organisasi dan bangun mutu agar bisa bersaing
bayangkan organisasi anda menjadi juara dan terbaik
impikan hidup dalam kedamaian dan ketegasan
impikan perdamaian itu adalah keindahan
katakan: walau bagaimanapun AKU TAK MAU BERKELAHI, KARENA MENANG JADI ARANG KALAH JADI ABU!
Prestasi Terhebat siswa di Solfegio Melodi
Prestasi hebat siswaku
nilai seni musik bagi siswa hebat, untuk mereka diberi nilai 100*
Kls X.1 (21.maret.2011)
Ardian
Rafi
Lauren
M. Fajar
Kls X.2 (21.maret.2011)
Nursyaidah
Ekis
Kls X.3 (22.Maret. 2011)
Elleni
Wiweko
Hafiz
Kls X.4 (22.Maret. 2011)
Satriadi
Indri
M. Faizul
Kls X.5 (23.Maret.2011)
Sintia
Dina
Retti
Rona
Siska
Ferdika
Kls X.6 (23.Maret.2011)
Nurliana
Elva
Putra
Febriani
Kls Billingual (24.Maret.2011)
Bekti
Dwi Ayu
Nabila K
Budi
*nilai 100 adalah nilai perolehan pada saat belajar dan diakumulasikan tiap perolehan
Thursday, March 24, 2011
Menerima dari siswa itu berat
Menerima dari siswa itu berat
Pada tengah bulan February 2011, Ns siswaku minta izin ikut lomba MTQ se karyawan perusahaan ternama di Riau. Pulang dari situ dia kabari aku dia juara III, aku turut bangga karena mendapatkan kabar baik itu.
Pada saat belajar jam pelajaran aku, abis jadwal Ns memberikan bingkisan. Pak, ini dari Mama. aku jawab terima kasih.
Pada tanggal tujuh maret 2011, Ns tak datang pada jam aku, dalam pikiran sudah jelek aja. Biasanya Ns selalu beri kabar kalau tidak datang. Apa karena sudah beri bingkisan kemudian anggap remeh.
Lain lagi cerita Kh. Siswa hitam manis pengurus keuangan. Paling sering memberi bingkisan berupa kue. Kalau tak salah sudah 3 kali. Tapi pada saat aku memberikan point kesalahan yang aku masukkan dalam buku catatan, sejak itu Kh kurang ramah dan kurang bersahabat.
Lain lagi cerita aku minta tolong...
pada saat kemarin aku mau membantu adik sepupuku untuk bekerja di PT Wr, mau tak mau aku manfaatkan jasa siswaku bernama Qa, kabarnya bapak Qa orang sukses di PT Wr. Semoga tidak mempersulit dalam menerima tenaga kerja. Itulah doaku.
Saat kuberikan surat lamaran.. ada rasa rendah diri tapi tetap berharap. Qa berkata: Insya Allah ya Pak..
ya jawabku dan terimakasih.
Semua cerita di atas dan semua perlakuan itu akhirnya bermuara kepada nilai dan sikap yang diterima di raportnya. Bagaimana komunikasi saling menguntungkan ini berlangsung? Apakah ini bukan politik balas budi seperti yang dibuat Belanda di Indonesia.
Apa yang ku minta adalah pada saat pertolongan kemanusiaan, tolonglah. Pada saat kebenaran harus ditegakkan. Tegakkan semampu iman. Pada saat ketegasan harus ada, jangan pura-pura tak tahu.
Jam 2.20 di laptopku yang baru ganti hardisk
di Bukit Timah Km 3 dumai-riau
Thursday, March 3, 2011
2 pilihan untuk institusiku
membicarakan peraturan berarti juga membicarakan pengatur. menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI), peraturan adalah tataan (petunjuk, kaidah, ketentuan) yg dibuat untuk mengatur. sementara pengatur adalah orang (badan dsb) yg mengatur; alat untuk mengatur.
dalam sekolahku yang pengatur tentu guru dan tenaga kependidikan. sementara itu yang diatur adalah siswa kemudian yang diikat dalam buku kum (kredit) jika pada point tertentu terpenuhi maka siswa dengan kebijakan kepala sekolah siswa dikeluarkan. di sekolahku poin kum max 30. pertanyaannya bagaimana nasib peraturan dan bagaimana dengan jumlah 30?
apa yang ku lihat dan ku alami adalah sebagian peraturan secara sepakat dalam bentuk tak tertulis sudah diabaikan seperti membawa hp kamera atau hp memori, ikat pinggang, baju kaos oblong warna putih, baju dikeluarkan, sepatu warna hitam kain, mojok atau berpacaran di sekolah.
(antara M.H dan F di atas tangga tgl 2 maret, jam 3 sore)
ada lagi uniknya pada saat kum siswa sudah mencapai 30 atau bahkan lebih, wali kelas mewanti-wanti untuk minta dihapus sebagian point dibuku kum nya. dengan alasan siswa tersebut bersikap baik. apakah menjadi ukuran maaf bagi siswa model itu? atau dalam menegakkan peraturan mengenal istilah maaf? kalau begitu buat aja kesalahan terus minta maaf, buat lagi minta maaf lagi. bagaimana?menurutku jika peraturan sudah diabaikan itu artinya pemerkosaan institusi, mengkuliti tubuh institusi, kehilangan wibawa institusi, mati surinya institusi, cantik diluar hancur di dalam.
jika institusi mengabaikan peraturan atau sekolah anda terjadi seperti itu ada baiknya menyadarkan kepala sekolah untuk berbuat tegas. bayangkan jika sekolah itu kapal. melihat penumpangnya sembrono dan tidak mengikuti peraturan di kapal... jelas akibatnya kapal itu tenggelam. kematian yang dialami. itu artinya sesungguhnya sekolahku saat itu dalam kematian.
ada 2 pilihan untuk sekolahku:
- jadikan sekolah bebas sehingga output yang diharapkan konsep berpikirnya saja
- jadikan sekolah tertib seperti disiplinnya militer (bukan prilaku militernya tapi metode disiplinnya)
Saturday, February 12, 2011
anak indonesia kebanggaan dunia
apa yang membanggakan adalah kemarin sore di tv one tepatnya tanggal 11 feb 2011 hari jumat, tampil 2 anak indonesia Fahma siswa smp di bandung, dan Hania siswa SD.
dua kakak adik ini mendapat sorotan dunia karena Fahma pencipta software game edukasi dan si adik memulai kepintaran si kakak.
dalam presentasi kuliah umum di ITB kata yang paling penting terujar dari seorang pemenang dan pembuat soft game edukasi diberbagai event adalah: menjadi pemenang adalah menyenangkan, tapi lebih menyenangkan memunculkan pemenang -pemenang baru.
bravo siswa indonesia!
so bisa kita tambahkan juga istilah..
menjadi walikota adalah baik, tapi lebih baik menghasilkan walikota baru tegas dan adil
menjadi kepala sekolah itu baik, tapi lebih baik lagi menghasilkan kepala sekolah baru yang bijak
menjadi guru adalah baik, lebih baik lagi menghasilkan guru baru yang tegas dan pemberani
menjadi siswa juara itu baik, lebih baik menghasilkan siswa baru yang jujur dan santun
zulen..