Monday, April 4, 2011

KKN pagaruyung 2003


Kuliah Kerja Nyata di Pagaruyung


waktu itu kalau tak salah bulan Juli tahun 2003. aku, david, eva, eki, jengkol, fikar, ani Kriya, taufiq kriya. aduh.. yang satunya lupa. Kami diberi tugas KKN di kab batusangkar tak jauh dari kampus kami yang jaraknya 20 Km.


Kami naik bus kampus yang diberi oleh bu Megawati saat itu ia jadi wakil presiden. Kesan aku padanya adalah harumnya tanganku masih terasa selama seminggu setelah bersalaman dengan dia di gedung pertunjukan Hoerijah Adam. Satu gedung pertunjukan terbaik di asean pada tahun 1999. info itu dari senior-senior kami.


Pertama kali kami diberi sambutan oleh wakil bupati batusangkar, kata-kata yang aku ingat adalah mengabdilah di kab batusangkar, orang batusangkar lembut-lembut. Di bukittinggi simbolnya adalah warna kuning, merah di daerah pariaman sedangkan di batusangkar simbolnya berwarna hitam simbol kerajaan.


Setelah kami diberi arahan oleh wakil bupati kami berpencar sesuai daerah KKN kami. Seperti aku bilang aku dan teman-teman berada di Kanagarian Pagaruyung 1 Km menuju situs wisata Rumah Gadang di Pagaruyung. Kami ditempatkan di surau yang tak ada orang shalat lagi. Surau itu milik pribadi seorang nenek yang masih hidup yang tinggal di surau itu. Mendaki kira-kira 1 km adalah tempat ngantornya wali nagari, aduh... lupa nama wali nagari tu.. pak wali punya motor plat merah honda win. Sekretaris seorang ibu muda dengan mobil sedan th 70-an. Seorang ketua pemberdayaan masyarakat bapak pns kerjanya di kantor bupati mobil carry plat merah.


Tiap hari kami wajib absen di kantor itu berjalan kaki dan sebagian piket menjaga tempat tinggal kami. Tempat tinggal kami yang laki-laki di surau dan yang perempuan di rumah nenek. Kami mandi di sungai sekitar 100 meter jaraknya. Sedangkan perempuan di rumah nenek.trus makan bersama disurau.


Suatu hari kami diundang ke sekolah dasar untuk rapat persiapan hari kemerdekaan Indonesia. Kami yang KKN ditunjuk sebagai pembantu dalam kepanitiaan. Ada lomba panjat pinang, sepak bola, bola voli, tarik tambang di dekat kelapa yang berbekas lilitan ular besar. Syukur seluruh acara dapat kami laksanakan dengan baik.


Cerita yang menarik saat kami sedang susah transportasi dalam kegiatan kemerdekaan, ada 2 orang pemuda yang satu berpenampilan biasa-biasa saja yang satu preman. Si biasa agen cabe punya mobil pick up, yang preman bekas tentara berbadan tinggi dan tegap punya keanehan tiap bulan purnama haus darah ayam. Ngeri kalau berteman dengan preman itu. Dengan mereka berdua kami dibantu dalam beberapa kesulitan.


Aku adalah orang berbahagia saat itu karena dengan dua pemuda ini aku diperkenalkan pada bukit di pagaruyung dan diperkenalkan pada air panas yang letaknya kira-kira 15 km dari pagaruyung. Disaat teman-temanku mendapat hukuman atas kesalahan temanku, aku tak pernah dihukum seperti dimasukkan dalam kolam, push up 100 kali. Satu kebahagiaan ku lagi adalah aku dipercaya dan dimanfaatkan tenagaku dan skill ku oleh orang-orang desa.


Cerita unik yang lain adalah temanku yang tak kusebutkan namanya itu, pacaran dengan anak sd tempat memberi ilmu sama anak sd itu.


No comments:

Post a Comment